Minggu, 29 April 2012

Abu Nawas - Mengaku Hamil Demi Menyindir Raja

Mengaku Hamil Demi Menyindir Raja

Abu Nawas pada suatu saat mengaku hamil karena tidak pernah terlihat di istana, hal itu membuat sang Raja heran karena ia sebagai seorang laki-laki Abu Nawas tidaklah mungkin hamil.
Setelah menemui Abu Nawas, barulah sang Raja mengerti bahwa Abu Nawas tengah menyindir kepemimpinannya yang buruk.

Selasa, 17 April 2012

prolog

hai......
udah lama gak share....
gimana ya ??????
apa anak2 chibi gonjink masih hidup?????????????????

best 7 a

Abu Nawas dan Kisah Enam Ekor Lembu yang Pandai Bicara

Abu Nawas dan Kisah Enam Ekor Lembu yang Pandai Bicara

lembu-abu-nawas
Pada suatu hari, Sultan Harun al-Rasyid memanggil Abu Nawas menghadap ke Istana. Kali ini Sultan ingin menguji kecerdikan Abu Nawas. Sesampainya di hadapan Sultan, Abu Nawas pun menyembah. Dan Sultan bertitah, “Hai, Abu Nawas, aku menginginkan enam ekor lembu berjenggot yang pandai bicara, bisakah engkau mendatangkan mereka dalam waktu seminggu? Kalau gagal, akan aku penggal lehermu.
“Baiklah, tuanku Syah Alam, hamba junjung tinggi titah tuanku.”
Semua punggawa istana yang hadir pada saat itu, berkata dalam hati, “Mampuslah kau Abu Nawas!”
Abu Nawas bermohon diri dan pulang ke rumah. Begitu sampai di rumah, ia duduk berdiam diri merenungkan keinginan Sultan. Seharian ia tidak keluar rumah, sehingga membuat tetangga heran. Ia baru keluar rumah persis setelah seminggu kemudian, yaitu batas waktu yang

Abu Nawas dan Pukulan yang Menjadi Dinar


Abu Nawas dan Pukulan yang Menjadi Dinar
abunanawas-abunuwas
Add caption
Pada suatu hari Abu Nawas menghadap ke Istana. Ia pun bercakap-cakap dengan Sultan dengan riang gembira. Tiba-tiba terlintas dalam pikiran di benak Sultan. “Bukankah Ibu si Abu Nawas ini sudah meninggal? Aku ingin mencoba kepandaiannya sekali lagi, Aku ingin menyuruh dia membawa ibunya ke istanaku ini. Kalau berhasil akan aku beri hadiah seratus dinar.
“Hai, Abu Nawas,” titah Sultan, “Besok bawalah Ibumu ke istanaku, nanti aku beri engkau hadiah seratus dinar.”
Abu Nawas kaget. “Bukankah beliau sudah tahu kalau ibuku sudah meninggal, tapi mengapa beliau memerintahkan itu,” pikirnya. Namun dasar Abu Nawas, ia menyanggupi perintah itu. “Baiklah, tuanku, esok pagi hamba akan bawa ibu hamba menghadap kemari,” jawabnya mantap.

Minggu, 15 April 2012

Abu Nawas - Kehebatan Sorban Usang.

Selamatkan Raja dengan Sorban Usang

Kisah Abu Nawas, tak ada habisnya untuk diceritkan hingga kapan pun.
Seperti pada kali ini, Kisah Abu Nawas Blog akan mengisahkan sepak terjang, kecerdikan Abu Nawas dalam menyelamatkan rajanya dari rongrongan para pengkhianat.

Selidik punya selidik, ternyata yang telah melakukan pengkhianatan adalah para menteri raja sendiri. Berkata bantuan Abu Nawas yang pandai ini, akhrinya bisa ditemukan juga nama menteri yang telah berkhianat.

Berikut Kisahnya.
Pada suatu hari di kerajaan yang dipimpin oleh Raja Harun Ar-Rasyid telah terjadi huru hara. Rakyatnya tidak lagi mendapat ketenangan seperti biasanya karena telah terjadi penculikan dan pembunuhan yang misterius.

Abu Nawas - Tertipu Obat Ajaib

Tertipu Obat Ajaib

Kisah Abu Nawas hadir kembali dengan kisah obat ajaib.
Rindu dan kangen sekali rasanya setelah sekian lama tidak bisa hadir di tengah-tengah aktivitas posting di blog ini.

Memang semua sudah tahu dan kagum akan kecerdasan Abu Nawas, tak ada yang meragukan sama sekali. Pada suatu hari, Raja Harun Ar-Rasyid telah mempermalukan Abunawas dengan menyiram air kencing di depan para tamu undangan. Abu Nawas hanya bisa terdiam, namun dalam hati dia merencanakan sesuatu di lain hari.

apa kabar dunia

ass.
ini pertama kalinya saya belajar untuk mempresentasikan hal-hal yg saya inginkan.
saya masih newbie,bila ada yg mau ngajarin saya pasti akan sangat bersyukur sekali.
harap cemas...................................